Si Maling yang Masih Punya (Sedikit) Hati

SIANG itu saya tidak punya firasat apapun, saya mengajak istri dan anak untuk makan diluar. Kami mengendarai motor matic. Selepas makan siang kami pun pulang. Istri saya punya dompet yang ukurannya satu jengkal. Karena tak muat ditaruh di kantong, maka saya biasa meletakkan dompet itu di rak depan motor. Entah kenapa waktu itu, saya ingin memastikan kunci di dalam dompet jadilah saya menepi sebentar. Lalu kami melanjutkan perjalanan. Setibanya kami di depan rumah, persis di depan pagar saya baru menyadari bahwa dompet istri saya sudah tidak ada di tempat. Saya kaget. Buru-buru menyuruh istri dan anak saya turun. Segera mencari dompet istri saya.

Continue reading →

Program Baru Kerja Saya: Kelas Mandarin Bagi Pemula

DI tempat kerja yang baru ini, saya membuat program baru bagi Karyawan Lokal. Langkah awal yang sangat berguna bagi mereka dalam rangka meningkatkan keterampilan berkomunikasi. Menguasai bahasa asing memiliki nilai lebih tersendiri pada era globalisasi now.

Sejauh ini kelas yang sudah berjalan hampir satu bulan ini berjalan lancar. Sebetulnya, dulu kelas Mandarin bagi Karyawan Lokal pernah diadakan, namun tidak lama karena Pengajar yang sibuk urus pekerjaan lain. Jadilah terbengkalai hampir 1 tahun. Dari kejadian ini saya mengambil inisiatif untuk mengadakannya kembali. Awalnya saya mengadakan survey terhadap mereka, hasilnya bagus. Ada sekitar 20-an orang yang ingin kembali belajar.

Continue reading →

Membaca Kembali Surat Masa Depan

AKU pernah menulis sebuah surat untuk aku di masa depan. Hal ini aku lakukan setelah membaca tulisan tentang Letter to Future Self, sebuah surat yang ditulis untuk diri sendiri yang kita baca nanti pada waktu yang kita tuliskan. Beranjak dari hal tersebut maka aku pun melakukan hal yang sama.

Surat masa depan itu aku tulis 3 tahun lalu. Waktu 3 tahun ini amatlah sedikit, jika dibandingkan dengan waktu yang ditargetkan, yakni 2040. Malam ini aku kembali membuka postingan 3 tahun lalu masih tersimpan baik.

Continue reading →

Tumbuh dan Berkembang

ATAS izin Allah SWT program FYI (First Year Inspection) yang direncanakan dari awal dan melibatkan banyak pihak akhirnya selesai juga. Alhamdulillah. Tepat dua belas hari lalu dua Unit mesin kami sudah berjalan dengan baik dan normal. Ini adalah salah satu hal yang patut disyukuri. Setelah menghadapi berbagai macam masalah di lapangan saya mendapat pengalaman baru dalam hidup, sebuah pelajaran berharga! Yang tidak saya dapatkan di tempat kerja yang lama. Poin inilah yang membuat saya tetap semangat meski menguras tenaga dan pikiran, kesabaran dan ketelitian.

Adanya program FYI ini juga membuat saya menyadari satu hal bahwa persiapan adalah hal terpenting dalam segala hal. Saya merasa beruntung dapat terlibat dalam program ini dan mendapatkan pelajaran penting. Pekerjaan apapun itu, haruslah memiliki 3 kunci utama, yakni: komunikasi, diskusi, dan koordinasi.

Continue reading →

Follow

Get every new post on this blog delivered to your Inbox.

Join other followers: