-
Gadis Kecil Ingin Bermain Hujan
Dibalik daun jendela gadis kecil ingin keluar melihat alam menantang badai Namun Ibu tak mengijinkan sebab hujan segera datang gadis kecil menangis ingin sekali bermain hujan Ayah juga bilang tak boleh keluar nanti badan meriang gadis kecil tetap menangis “sekali ini saja bermain hujan”, ucapnya Gerimis menjelma hujan serupa tangis yang lindap di bola matanya…
-
“Berjumpa denganmu bagaikan menatap langit biru di musim hujan”.
-
Dwilogi Novel Sang Koki Listrik: Wasiat Segelas Pasir
Buku kedua saya: Wasiat Segelas Pasir, rilis Januari 2014 di nulisbuku
-
Berdoa, Berusaha dan Bekerja
“Setetes keringat yang keluar saat bekerja jauh lebih berharga daripada airmata yang jatuh saat berkeluh- kesah”. SEPULUH bulan lalu ketika terakhir kali saya berkunjung ke kota Palembang, dalam perjalanan dari kota Palembang ke kota Prabumulih saya menyaksikan seorang lelaki tua berkumis tebal, berseragam coklat, berkulit hitam, berdiri di tengah jalan, sibuk mengatur lalu lintas. Ini…
-
Sajak Dua Buah Gigi Geraham
“Rasa sakit itu hanya sementara”, begitu kata Ibuku Maka atas nama kesabaran Hari ini, kuberanikan diri untuk pergi ke Dokter Gigi Gigi-gigiku berteriak panik sebab kali ini gilirannya berduka Pada rahang ini tersimpan banyak ngilu dan nyeri yang menahun Aku benar-benar geram, tak kenal kasihan pada dua buah gigi yang berlubang Sudah cukup! Tak akan…
-
Dwilogi Novel Sang Koki Listrik: Wasiat Segelas Pasir (Segera Rilis)
PAGI INI, naskah kedua novel saya Dwilogi Novel Sang Koki Listrik: Wasiat Segelas Pasir sudah selesai. Lega sekali rasanya meski di dalam hati sedikit deg-degan untuk menunggu hingga publish. Puji syukur kepada Tuhan Yang Maha Penyayang yang telah memberi saya ide untuk menuliskan cerita ini. Mudah-mudahan novel kedua ini akan membawa banyak manfaat dan membuat…