Inspeksi Peralatan

Secara garis besar pemeriksaan alat dibagi menjadi 3, yakni:

1. Inspection Before Start

Pemeriksaan alat sebelum alat tersebut dijalankan. Misal: level lube oil, cooling water supply, signal, kondisi di lapangan apakah ada kotoran di sekitar alat tersebut, apakah ada orang yg sedang bekerja pada alat tsb.

2. Inspection During Running

Pemeriksaan saat alat berjalan berbeda dengan pemeriksaan sebelum dijalankan. Pada saat dijalankan, sebagai Local Operator kita harus memastikan alat tsb dlm kondisi layak jalan, seperti: tidak ada kebocoran (steam/oil/water/steam) yg bisa mengganggu kerja Unit, tidak ada kebakaran, gesekan, asap, suara keras, dan fenomena tidak normal lainnya.

3. Inspection After Stop

Meski alat sudah mati, ada beberapa alat yg tetap harus dipantau kondisinya. Misal: suhu batubara di coal bunker/coal feeder/coal mill untuk mengetahui ada atau tidaknya self combustion yg memicu terjadi kebakaran, dll.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Follow

Get every new post on this blog delivered to your Inbox.

Join other followers: