“Jutaan milyar kWH listrik mengalir hingga saat saya menulis tulisan ini, dan terus mengalir – menerangi Sumatra. Dulu, tempat ini bahkan sulit untuk dibayangkan bentuknya akan menjadi seperti apa? Saat pertama kali saya bergabung, hanya ada tanah kosong dan ribuan pekerjaan yang harus dimulai.”
Big Project leaves us with more than a milestones. They leave us with stories.
Kami membangun sebuah pembangkit listrik. Namun dalam perjalanannya, proses itu juga mengubah kami.
Saya ikut menyumbangkan kisah pribadi saya dalam sebuah buku kolaborasi bersama para penulis lain tentang pengalaman kami membangun sebuah proyek pembangkit listrik berskala besar.
Bekerja lintas budaya, lintas generasi, dan dengan latar belakang profesional yang berbeda mengajarkan kami jauh lebih banyak daripada apa yang bisa tertulis dalam sebuah laporan proyek.
Lalu COVID-19 datang.
Tiba-tiba, tantangannya bukan lagi hanya soal jadwal, konstruksi, commissioning, atau persoalan teknis. Tantangannya juga tentang ketidakpastian, kekhawatiran terhadap keluarga, menyesuaikan diri dengan berbagai pembatasan, dan mencari cara untuk tetap melangkah ketika tak satu pun dari kami benar-benar tahu apa yang akan terjadi selanjutnya.
Ada hari-hari yang sulit, hambatan yang tak terduga, kemenangan-kemenangan kecil, dan kebaikan dari orang-orang yang meninggalkan kesan mendalam.
Ketika mengenang kembali perjalanan itu, justru momen-momen kemanusiaan seperti itulah yang paling sering saya ingat.
Apa yang membuat kami mampu terus bertahan?
Apa yang diajarkan perjalanan ini kepada kami tentang ketangguhan, kerja sama tim, kepemimpinan, dan tentang satu sama lain?
Ada banyak cerita yang tidak pernah masuk ke dalam laporan resmi.
Kali ini, kami menuangkannya dalam kata-kata.
Insyaallah, buku kami akan segera terbit.
Agus Setiawan
Leave a Reply