Koki Listrik

"A man behind the lights". Agus Setiawan

  • Eka Kurniawan: Seperti Dendam, Rindu Harus Dibayar Tuntas

    SETELAH buku “Corat- Coret di Toilet” milik Eka selesai saya baca. Saya ingin membaca karya- karya lain miliknya. Salah satu buku kedua miliknya yang saya baca adalah “Seperti Dendam, Rindu Harus Dibayar Tuntas”. “Hanya orang yang enggak bisa ngaceng bisa berkelahi tanpa takut mati,” kata Iwan Angsa sekali waktu perihal Ajo Kawir. Cerita tentang kemaluan…

  • “Aku adalah listrik. Jika kau takut setrum, tidak apa- apa. Matikan saja saklarnya”

  • Dia

    Seorang gadis yang namanya sering disebut dalam doa Dan doa- doa itu melesat terbang ke langit menjelma bintang- bintang menyatu cahaya bulan yang bersinar malam ini

  • Dua Buah Buku Hadiah dari Si Penulis Kembar

    PENULIS kembar yang saya maksud adalah Eva Sri Rahayu dan Evi Sri Rezeki. Tepat seminggu setelah ulang tahun saya, kedua buku tersebut tiba di rumah. Saya senang sekali, akhirnya berkesempatan membaca kedua buku karya mereka. Sebetulnya pada bulan Januari lalu, saya dan Eva sepakat untuk saling bertukar buku. Waktu itu saya masih punya akun Facebook…

  • Eka Kurniawan: An Unconventional Writer dan Corat- Coret di Toilet

    PADA suatu hari saya membaca tulisan M. Aan Mansyur yang ia posting di blog miliknya (entah kenapa, hari ini domain tersebut sudah tak dimiliki olehnya). Ia menulis tentang Eka Kurniawan dan Anggota DPR, sebuah essai yang menarik untuk dibaca. Dari sana saya mulai mencari tahu siapa Eka dan menemukan blognya. Sejak saat itu saya sering…

  • “The fact is: my english become worse since I often spoke mandarin”

Follow

Get every new post on this blog delivered to your Inbox.

Join other followers:

error: Content is protected !!