Koki Listrik

"A man behind the lights". Agus Setiawan

  • Catatan Tahun ke- 5 di Pembangkit Listrik

    “Ada orang yang menghabiskan 1/4 abad hidupnya bekerja di Pembangkit Listrik. Ada juga yang baru saja menginjak tahun ke-5. Ya, itu saya.” SEMAKIN kesini saya semakin berfikir bahwa tidak ada yang kebetulan di muka bumi ini. Meski orang- orang kadang tetap saja menyebutnya kebetulan. Kenapa saya bekerja di dalam hutan? Kenapa saya harus melewati hari-…

  • “Bagiku cinta itu seperti membiarkan listrik terus- menerus mengalir ke rumahmu. Tak peduli, meski kau menyalakan lampu atau tidak”

  • Eka Kurniawan: Seperti Dendam, Rindu Harus Dibayar Tuntas

    SETELAH buku “Corat- Coret di Toilet” milik Eka selesai saya baca. Saya ingin membaca karya- karya lain miliknya. Salah satu buku kedua miliknya yang saya baca adalah “Seperti Dendam, Rindu Harus Dibayar Tuntas”. “Hanya orang yang enggak bisa ngaceng bisa berkelahi tanpa takut mati,” kata Iwan Angsa sekali waktu perihal Ajo Kawir. Cerita tentang kemaluan…

  • “Aku adalah listrik. Jika kau takut setrum, tidak apa- apa. Matikan saja saklarnya”

  • Dia

    Seorang gadis yang namanya sering disebut dalam doa Dan doa- doa itu melesat terbang ke langit menjelma bintang- bintang menyatu cahaya bulan yang bersinar malam ini

  • Dua Buah Buku Hadiah dari Si Penulis Kembar

    PENULIS kembar yang saya maksud adalah Eva Sri Rahayu dan Evi Sri Rezeki. Tepat seminggu setelah ulang tahun saya, kedua buku tersebut tiba di rumah. Saya senang sekali, akhirnya berkesempatan membaca kedua buku karya mereka. Sebetulnya pada bulan Januari lalu, saya dan Eva sepakat untuk saling bertukar buku. Waktu itu saya masih punya akun Facebook…

Follow

Get every new post on this blog delivered to your Inbox.

Join other followers:

error: Content is protected !!