"A man behind the lights". Agus Setiawan
SETELAH tertidur hampir lebih 3 minggu, pengukus raksasa kami akhirnya menggeliat lagi. Air kembali mendidih, uap panas kembali memenuhi ruang, menggerakkan kincir-kincir turbin. Begitu pula dengan segenap sistim operasi yang ada, semua sudah pulih! Tepat hari ini pukul 6 pagi semua unit telah terhubung ke jaringan listrik. Kami menggunakan tower sementara untuk menghubungkan aliran listrik…
BAGI sebagian orang, mengendarai sepeda motor adalah solusi yang tepat untuk memangkas jarak, terhindar dari kemacetan dan merupakan kendaraan yang murah sekaligus menyenangkan. Begitu pula yang saya rasakan. Kurang lebih dua tahun saya selalu bepergian menggunakan motor, bila kau lihat odometer di motor saya, maka hingga hari ini saya sudah menempuh 22.775 km. WOW! Sebuah…
Setelah menempuh sebelas bulan perjalanan, ramadhan kembali menemui diri Ia berjalan menyusuri lorong waktu yang dilewatinya dulu sembari memandang rupa wajah di bumi Yang menanti sembari berharap tentang sebuah keridhaan Ilahi Kita adalah orang yang beruntung, kata mereka yang sudah terbaring dalam kubur Dalam hati bertanya, masihkah harus mengulangi hal sama? berkubang dengan kesalahan berbalut…
KALI ini para Koki Listrik sedang dilanda masalah besar! Bukan karena potongan gaji, dimarahi oleh Kapten atau kesalahan operasi. Ini tentang Pembangkit Listrik kami yang berhenti beroperasi. Tepat satu minggu sudah Pembangkit Listrik tidak bisa melakukan operasi seperti biasanya dikarenakan Tower Transmisi yang berjarak tak jauh dari Pembangkit roboh. Tak hanya satu, tapi empat Tower…
AWAL JULI kami jadikan sejarah antara kakak dan saya. Seperti merayakan pertemuan antara dua orang yang sudah lama tak berjumpa, kami melakukan sebuah pendakian ke puncak Bukit Serelo. Ini adalah pendakian perdana dalam hidup saya. Bukit Serelo yang biasanya hanya saya tatap dari kejauhan akhirnya menemukan titik jenuh yang harus segera dibayar dengan sebuah perjalanan….
Aku menulis kata di bawah cahaya Ketika bibir tak sanggup berkata Sementara rindu masih bersemayam dalam rongga dada Dan ketika fajar pecah di atas kepala Aku tak tahu Wajahmukah yang kutunggu atau matahari pagi itu?
BERAPA BANYAK pagi yang cerah yang kita lewatkan hanya untuk menuruti nafsu tidur kita yang selalu terasa ‘kurang’? Bangun kesiangan, terlambat datang ke kantor/sekolah, terburu-buru hingga lupa membawa sesuatu dan bahkan yang lebih parah lagi tidak gosok gigi atau mandi. Sungguh terlalu! Tapi kabar baiknya, saya akan berbagi beberapa tips untuk menjadikan pagi kita lebih…