"A man behind the lights". Agus Setiawan
SENIN pagi, pukul 06:30 kami sudah siap untuk melaut. Dua buah Jukung siap mengantar kami untuk bertemu dengan kawanan Lumba- lumba yang berada sekitar 2 km dari Pulau Kiluan. Matahari bersinar cerah berpadu dengan gelombang laut, memancarkan cahaya keemasan, bunyi mesin tempel Jukung membuat bising pagi yang sunyi di Teluk Kiluan. Jukung melaju membelah air…
LIBURAN adalah agenda tahunan wajib bagi saya. Setidaknya liburan bisa menghilangkan stress kerja dan segala kebosanan selama ini, sekaligus penghargaan bagi diri yang telah menghadapi banyak masalah dalam pekerjaan. Baiklah rasanya tak layak membicarakan tentang pekerjaan menjelang agenda liburan saya kali ini. Saya dan Irsan (keponakan sekaligus rekan kerja) sudah mencari- cari tujuan liburan, mulai…
SELALU ada alasan dibalik setiap keputusan yang kita ambil. Mulai dari keputusan mudah seperti: “mandi dulu atau sarapan dulu” hingga tersulit seperti “menikah dulu atau membangun rumah dulu”. Dalam hal pekerjaan sering kita jumpai banyak orang- orang melakukan pengunduran diri dan berpindah dengan pekerjaan lain. Banyak hal yang membuat orang berbuat demikian, bisa karena nilai…
SAYA lupa kapan tepatnya menyukai puisi. Hingga suatu hari saya memberanikan diri untuk menuliskannya di catatan harian, diary, hingga yang saya bagikan di blog. Kali ini, lima sajak yang saya tulis (sajak- sajak tersebut sudah pernah ditulis pada postingan sebelumnya) itu lalu saya rekam bersama iringan musik, yang biasa kita sebut dengan ‘musikalisasi puisi’. Kelima…
IA memelihara kumis. Saat aku masih kecil, kumis inilah yang menjadi alasan untuk menolak dicium setiap kali ia pulang kerja. Rasa geli dan berbagai rasa yang sulit untuk diungkapkan ketika dicium olehnya. Kemudian ia memutuskan untuk mencukur habis kumisnya, namun hingga kini, saat anaknya telah tumbuh besar-anak lelakinya tetap menolak untuk dicium olehnya. Ia pernah…