-
Setengahnya Lagi Dimana?
“Sayang, malam ini aku ingin bercerita padamu perihal sepotong kenangan masa kecil. Maukah kau mendengarnya?” Ia tersenyum sembari menganggukkan kepala. Baiklah, akan kuteruskan cerita ini untukmu. Dulu, ada seorang anak kecil yang takut pada gelap. Ketika malam tiba, ia selalu berharap supaya malam ini ia bisa lebih cepat terpejam agar tak melihat lampu petromaks di…
-
Malam Ini Hujan Lagi
Kupikir, langit benar-benar sedih malam ini Ia tak berhenti menitikkan airmata Kupacu kencang sepeda motor tak henti menari lincah diatas jalan aspal yang basah sebab kuterlanjur tak peduli pada hujan yang rindu pada tanah Pakaianku basah sedangkan tubuh ringkih ini bersembunyi dibalik jas hujan berwarna merah tua Malam ini kita sama-sama menikmati hujan yang…
-
Surat Buat Sahabat, Danu
Muara Enim, 16 Oktober 2013 Assalamualaikum, wr, wb. Dua hari yang lalu, kita baru saja menghabiskan waktu bermain air, berenang kesana-kemari tak kenal letih. Kemarin kita saling kunjung-mengunjungi rumah, suasana lebaran masih begitu lekat hingga hari ini. Tadi malam, kau pergi meninggalkan kota kelahiran, ada begitu banyak mimpi yang sebentar lagi kau jemput di kota…
-
Tiga Cangkir Kopi
Hari ini aku menenggak tiga gelas kopi ketiga-tiganya memiliki rasa yang sama getir di ujung lidah Aku hendak menambah gula tapi percuma kini tinggal ampasnya Hidup bukan seperti secangkir kopi yang jika terasa getir bisa kau tambah gula Hidup adalah perjuangan nyata atau “hidup hanya menunda kekalahan” seperti yang Chairil ucapkan pada bait…
-
“Disini, kami mandi cahaya diantara gelapnya dunia”.
-
Membicarakan Perasaan
MEMBICARAKAN perasaan itu seperti candu, tak akan bosan meski membicarakannya berulang-ulang. Meski saya kerap dilanda kesulitan jika sedang berurusan dengan hal yang berhubungan dengan perasaan, makan tak enak, tidur tak nyenyak. Ya, hampir mirip seperti kalimat-kalimat yang diucapkan para Pujangga dulu. Perasaan adalah perasaan bukan pelajaran matematika yang bisa diselesaikan dengan perhitungan. Perasaan bisa berubah…