"A man behind the lights". Agus Setiawan
SEORANG Petani yang baru saja selesai membajak tanah di sawah beristirahat di bawah rindang pohon beringin. Pohon beringin itu besar dan menjulang tinggi, lebat daunnya, menjulur akarnya hingga ke bawah. Ia menyandarkan punggungnya yang basah oleh keringat sembari merenungkan betapa besarnya ciptaan Maha Kuasa. Lalu secara tak sengaja ia berpikir bahwa Tuhan bukanlah arsitek yang…
: Kepada Marita Indriyani Kita mengenang masa lalu seperti menyusun pecahan kaca Yang tak pernah jadi sempurna Retak seribu Ada yang hilang, ada yang terselip ada juga yang menancap di jarimu menoreh luka Darah mengalir senada tangis yang lindap di matamu Menjelma potongan kegelisahan yang kau simpan di bawah bantal Malam-malammu penuh tanya…
PERTANYAAN ini sebetulnya sudah lama tertanam di kepala saya, hanya saja hari ini rasa penasaran saya terjawab sudah. Kenapa Nasi Padang isinya lebih banyak kalau dibungkus? Jawabannya saya dapat setelah mencoba browsing sana-sini. Ceritanya begini. Pada zaman penjajahan Kolonial Belanda waktu itu, di Sumatera Barat dan sekitarnya (termasuk Pekanbaru) rumah makan disebut dengan RM Ampera,…
SEORANG pemuda mengirimkan sebuah pesan singkat melalui ponselnya kepada seorang gadis yang jauh disana. Pemuda itu mengabarkan kepada gadis tentang kedua orangtuanya sedang menonton konser dangdut Rhoma Irama di kotanya. Seperti melihat sebuah jalinan cinta yang tak terputus oleh waktu, pemuda itu hanya ingin bercerita. Tetapi gadis itu sedang tidak dalam keadaan bahagia. Dia baru…
“Tidak semua telinga diberi kesempatan untuk mendengar adzan. Ketika suara itu diserukan, maka segera penuhi panggilan-Nya”.
“Sayang, malam ini aku ingin bercerita padamu perihal sepotong kenangan masa kecil. Maukah kau mendengarnya?” Ia tersenyum sembari menganggukkan kepala. Baiklah, akan kuteruskan cerita ini untukmu. Dulu, ada seorang anak kecil yang takut pada gelap. Ketika malam tiba, ia selalu berharap supaya malam ini ia bisa lebih cepat terpejam agar tak melihat lampu petromaks di…
Kupikir, langit benar-benar sedih malam ini Ia tak berhenti menitikkan airmata Kupacu kencang sepeda motor tak henti menari lincah diatas jalan aspal yang basah sebab kuterlanjur tak peduli pada hujan yang rindu pada tanah Pakaianku basah sedangkan tubuh ringkih ini bersembunyi dibalik jas hujan berwarna merah tua Malam ini kita sama-sama menikmati hujan yang…